Jumat, 04 Februari 2011

SISTEM INFORMASI KOPERASI

KERANGKA ACUAN  SISTEM INFORMASI
KOPERASI SIMPAN PINJAM
YAYASAN BINA CENDEKIA UTAMA CIREBON


A.       Pendahuluan
Pada era globalisasi ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat pesat, apalagi informasi sekarang sangat cepat menyebar ke penjuru dunia. Sejalan dengan hal tersebut permasalahan yang kita hadapi juga semakin kompleks yaitu pada bidang sehari-hari. Dengan kenyataan itu kita dituntut untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi serta kecepatan, ketepatan dan keakuratan dalam memberi informasi sehingga dalam melaksanakan pekerjaan kita akan mendapat hasil yang optimal. Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi komputer.
Data yang berukuran besar jika dikerjakan secara manual membutuhkan tenaga lebih dari satu orang, maka dengan perlengkapan komputer data tersebut dapat ditangani oleh satu orang saja, dan juga dengan penggunaan komputer akan lebih cepat dalam penyelesaiannya. Dengan kemudahan fasilitas yang diberikan komputer akan mempermudah dalam pembuatan dan penyampaian informasi kepada orang yang membutuhkan.
Pentingnya informasi dalam hidup ini, mengharuskan kita untuk dapat menyampaikan informasi dengan jelas dan menarik kepada semua orang, sehingga tidak terjadi salah tafsir dalam penerimaan informasi. Untuk dapat memberikan informasi yang jelas dan menarik dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, diantaranya dalam mendiskripsikan data yang ada dengan kalimat yang tepat dan jelas serta menampilkan data dalam bentuk tabel.
Dalam makalah akan dibuat model kerangka acuan teknologi Informasi pada wilayah koperasi sekolah. Hal ini dikarenakan sering  dijumpai adanya kesalahan yang disebabkan oleh kurang telitinya dalam perhitungan serta kemungkinan terjadinya kecurangan sangat mempengaruhi kinerja dari kegiatan koperasi tersebut. Hal ini karena semua transaksi yang dilakukan menggunakan system yang masih manual. Apalagi data yang diolah cukup banyak akan berpengaruh pada efisiensi waktu dan tenaga.
B.  Pembahasan
1.      Pengertian Sistem Informasi
Para ahli mendefinisikan  bahwa sistem informasi adalah merupakan cara-cara yang diorganisasikan untuk mengumpulkan, memasukkan, mengolah dan menyimpan data dan mengendalikan serta melaporkan informasi sedemikian rupa sehingga sebuah organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Berdasarkan definisi di atas dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang terorganisir untuk melakukan proses yang diinginkan untuk mencapai tujuan yang telah disepakati. Seiring dengan peningkatan kebutuhan akan pengolahan informasi dalam hal kecepatan dan keamanan diperlukan jalan alternatif yang kemudian ditemukan sistem informasi.
2.      Koperasi
Pada hakekatnya koperasi merupakan suatu lembaga ekonomi yang diperlukan dan sangat penting. Koperasi adalah kelompok atau perkumpulan orang atau badan usaha yang bersatu dalam cita-cita atas dasar kekeluargaan dan gotong royong untuk mewujudkan kemakmuran bersama. Karena koperasi merupakan sebuah perkumpulan atau lebih mafhum dengan istilah organisasi, maka koperasi pun memiliki structural pengurus yang masing-masing mempunyai peranan dalam tubuh koperasi itu sendiri.  Structure kepengurusan koperasi di Yayasan Bina Cendekia Utama Cirebon adalah sebagai berikut:

Keterangan:                                 Garis Kordinasi
                                .................  Garis Pengawasan



Job description masing-masing pengurus di atas adalah sebagai berikut:   
a) Rapat Anggota
(1) Merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi.
(2) Membuat rencana Anggaran Dasar.
(3) Memilih anggota, pengurus, dan anggota pengawas jika masa jabatannya habis.
(4) Mengesahkan rencana kerja dan rencana anggaran belanja dan anggaran       pendapatan koperasi.
(5) Menetapkan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).
(6) Mengesahkan neraca dan perhitungan keuangan tahunan.
b) Penasehat
(1) Menolak hal-hal yang merugikan koperasi dari pihak luar.
(2) Memberikan saran atau anjuran pada pengurus untuk kemajuan koperasi.
(3) Memberi prioritas usaha pada koperasi apabila memenuhi syarat yang ditetapkan.
c) Pengawas
(1) Melaksanakan pemeriksaan terhadap tata kehidupan koperasi termasuk       organisasi, usaha dan pelaksanaan kebijaksanaan pengurus.
(2) Memberi laporan tertulis tentang pemeriksanaan.
(3) Sebagai perangkat organisasi, tim manajemen dan sebagai pelindung koperasi.
d) Ketua
(1) Bertindak sebagai pimpinan koperasi, atas nama koperasi serta mewakili koperasi      di dalam maupun di luar persidangan.
(2) Menyiapkan kebijaksanaan pimpinan/penasehat dalam pengembangan koperasi.
(3) Menetapkan kebijaksanaan dalam keputusan pada forum rapat pengurus.
(4) Mengkoordinator perumusan dan perencanaan program kerja.
(5) Menandatangani surat-surat keluar dan surat-surat berharga bersama sekretaris.
e) Sekretaris
(1) Memelihara buku-buku administrasi organisasi.
(2) Bertanggungjawab dalam bidang administrasi/tata usaha koperasi.
(3) Menyelenggarakan notulen rapat.
(4) Menyusun laporan organisasi.
(5) Mengatur dan mengurus soal pengelolaan koperasi.

f) Bendahara/Keuangan
(1) Mengurus persoalan keuangan koperasi.
(2) Membimbing dan mengawasi pemegang kas koperasi.
(3) Mengawasi dan menganalisa RAPB koperasi dengan cermat agar tidak       melampaui.
(4) Menandatangani surat-surat berharga bersama ketua.
(5) Menyimpan dan mengamankan uang, bukti-bukti surat berharga dan dokumen      keuangan koperasi.
(6) Menyusun dan menyiapkan neraca dan perhitungan hasil usaha koperasi.
g) Unit Simpan Pinjam
(1) Mengatur, mengkoordinir dan manangani semua aktivitas yang berhubungan      dengan simpan pinjam.
(2) Mengamati posisi setiap pembiayaan, mamantau dan memberikan pembinaan      serta mengusahakan agar pelunasan dapat sesuai dengan perjanjian.
(3) Mengikuti perkembangan proses pembiayaan.
(4) Menganalisa dan memberikan solusi pada keluhan anggota dalam kasus      pembiayaan.
h) Unit Pengelola Usaha
(1) Mengelola usaha yang dijalankan oleh koperasi.
(2) Bertanggungjawab sepenuhnya pada ketua koperasi.
(3) Membuat laporan keuangan hasil usaha per tahun.
(4) Mengembangkan usaha yang ditangani.

1.      Rancangan System
a.       Implementasi Entity Relationship Diagram (ERD)
Implementasi ini merupakan transformasi model data dari ERD menjadi basis data fisik. Tiap entitas yang ada akan menjadi sebuah tabel yang kemudian akan terjadi peleburan ataupun penambahan atribut relasi ke salah satu dari kedua entitas tersebut. Berikut ini adalah gambar gambar implementasi dalam bentuk diagram entity relationship pada basis data anggota, simpan, pinjam, angsur, dan gaji.
a.1.  Implementasi tabel anggota dan pinjaman
 

@     Tabel anggota berisi: nomor induk, tanggal masuk, nama lengkap, jnskel, TTL, status, alamat, telp, nama sekolah, golongan.
@     Tabel pinjam berisi: nomor pinjam, tanggal pinjam, nomor induk, jumlah pinjaman, berapa kali angsuran, jumlah angsur, total angsuran.

a.2.  Implementasi tabel anggota dan simpanan 

@     Tabel Anggota berisi : Nmrinduk, tglmsk, nmlengkap, jnskel, TTL, status, alamat, telp, nmsekolah, gol.
@     Tabel simpanan : notrans, kdtrans, tgltrans, nmrinduk, simpan, ambil, saldo.

a.3.  Implementasi tabel Angsur

@     Tabel Anggota berisi : NmrInduk, tglmsk, nmlengkap, jnskel, TTL, status, alamat, telp, nmsekolah, gol.
@     Tabel angsuran: noang, nopjm, tglang, nmrinduk, angsurke, sisaangsur, sisapjm.

a.4.  Implementasi tabel Gaji
@     Tabel Anggota berisi : NIP, tglmsk, nmlengkap, jnskel, TTL, status, alamat, telp, nmsekolah, gol.
@     Tabel gaji : gol, NIP, gaji pokok, tunj, gaji kotor.

b.       Bagan Structure System
Hasil dari perancangan proses adalah dokumentasi perancangan dalam bentuk struktur sistem yang memperlihatkan seluruh program dalam sistem serta hirarki kontrol terhadap program-program tersebut yang kemudian sering disebut sebagai bagan struktur sistem.
Pada perancangan basis data anggota, transaksi (simpan, ambil, pinjam, angsur) pada koperasi Yayasan bagan struktur sistem terbagi menjadi beberapa bagian sebagai berikut:
b.1.   Bagan structure  menu utama







                  b.2. Bagan structure data anggota



                   b.3 Bagan structure menu transaksi

                b.4. Bagan structure menu laporan
 b.5. Bagan structure menu bantuan


a.       Tahap Implementasi Sistem Simpan Pinjam
Implementasi sistem ini merupakan tahap untuk mempresentasikan hasil desain atau perancangan ke dalam bahasa pemrograman agar dapat digunakan sebagai kebutuhan untuk membantu dalam mengolah informasi.

A.  Penutup
Demikian rancangan system informasi koperasi simpan pinjam Yayasan Bina Cendekia Utama Cirebon. Trimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan format ini. Tentunya format rancangan ini masih sangat jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, Penulis sangat mengharapkan sekali saran dan kritik dari semua pihak demi kesempurnaan format ini.



TUGAS
UJIAN AKHIR SEMESTER I

KERANGKA ACUAN  SISTEM INFORMASI
KOPERASI SIMPAN PINJAM
YAYASAN BINA CENDEKIA UTAMA CIREBON
 
Tugas ini dimaksudkan untuk memenuhi Ujian Akhir Semester 1 pada Mata Kuliah Teknologi Informasi dala Pendidikan
Program Studi Ekonomi Syariah
Dosen: Prof. Dr. Wahidin, M.Pd
 
Oleh: Ila Navilah
5051050004

KEMENTRIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
PROGRAM PASCASARJANA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) 
SYEKH NURJATI CIREBON
1432 H/2011 M

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar